Senin, 14 November 2011

Pengantar Hukum Perdata

Pengantar Hukum Perdata

 

            Menurut salah satu pakar ilmu hukum- Subekti, hukum perdata adalah segala hukum pokok yang mengatur kepentingan-kepentingan perseorangan. Di Indonesia sendiri, jika kita berbicara mengenai hukum perdata maka acuan hukumnya adalah KUH Perdata / BW. BW secara sistematis terdiri dari empat buku, yakni: buku pertama tentang orang, buku kedua tentang benda, buku ketiga tentang perikatan dan buku keempat tentang bukti serta daluarsa.  
            Suatu tindakan dapat dikatagorikan sebagai kasus perdata jika tindakan tersebut menimbulkan kerugian yang bersifat perdata, yaitu berupa tindakan yang melanggar hukum orang, melanggar hukum benda dan tindakan yang melanggar hukum perikatan.
            Tindakan yang melanggar hukum orang, misalnya tindakan seseorang istri yang menggugat cerai suaminya dan begitu pula sebaliknya dan tindakan salah satu ahli waris yang menguasai seluruh warisan padahal warisan tersebut harus dibagikan kepada seluruh ahli waris.
            Dan,tindakan melanggar hukum benda contohnya adalah tindakan seorang adik yang mengambil dan meminjam sertifikat rumah kakanya tanpa persetujuan kakaknya, tindakan bank yang menyita rumah karena pemilik rumah tidak membayar cicilan rumah dan tindakan seorang penggaran yang menjual tanah milik orang lain.
            Sementara itu,tindakan yang melanggar hukum perikatan, misalnya adalah tindakan-tindakan yang melanggar kontrak / wanprestasi. Seseorang dapat dikatakan telah melakukan wanprestasi jika ia sama sekali tidak memenuhi prestasi, tidak langsung memenuhi prestasi, terlambat memenuhi presrasu dan salah dalam hal melaksanakan prestasi tersebut.


Mimpi - Part 1

Di stapak jalan yang belum terlalu tampak akhirnya, bunga mimpi menyambut satu asa yang bisa dipastikan dapat memperburuk  rasa. Hari itu tepatnya tanggal 14 November 2011 jam 3 pagi, aku terbangun dengan jiwa yang terheran-heran atas mimpi yang terkecap begitu getir. Entah itu pertanda atau hanya bunga mimpi.

Tuhan......Kau yang memiliki hati, Kau Sang Maha yang dapat dengan mudah membolak-balikkan hati, jika bunga mimpi itu adalah pertanda tolong kendalikan rasa agar tak jatuh pada rasa yang sama. Namun, jika bunga mimpi itu hanya cerita tentang kelelahan yang masuk dalam alam bawah sadar tolong bantu aku untuk kerahkan yang terbaik ku atas seizin Mu. 


Sr, 14112011

Minggu, 13 November 2011

Bangkit

Patah hati sudah pasti menghadirkan kegetiran yang tidak dapat hilang dalam waktu singkat, cerita tentang perjuangan masa-masa pendekatan, hingga proses adaptasi untuk mempertahankan hubungan adalah beberapa alasan yang membuat hembusan angin begitu sulit tuk  menghempas rasa.
Tapi bagaimanapun juga, putusnya hubungan cinta merupakan tanda bahwa kau sudah sampai di garis finish (cerita tentang kamu dan dia). Dan dengan sampainya kita pada titik nadir, Tuhan beri kita hadiah berupa pelajaran-pelajaran mahal yang hanya bisa dibayar dengan waktu dan air mata. Lalu, mengaplikasikan pelajaran tersebut untuk ujian cerita cinta di masa yang akan datang. 

Sebagai seorang perempuan yang baru melewati usia dua puluh tahun, pengalaman ini benar-benar membuat ku membenci lagu-lagu cengeng tentang cinta.

"Ehmmmmmaaahhh" menarik nafas dalam-dalam seperti ini adalah hal yang paling menyenagkan, karena bersamaan dengan hembusan nafas ku lepaskan semua kepenatan tentang kenangan. Aku harus bisa kerena memang hanya  itu pilihannya. Pilihan ini bukan untuk siapa-siapa melainkan untuk ku.

Aku yang belum jadi apa-apa tidak boleh memperburuk keadaan dengan terus terpuruk dan menjadi wanita dengan nama tengah "cengeng" karena begitu kaku meinggalkan kenangan, atau dengan sebutan "si kaca sepion" karena tak henti-hentinya melihat ke belakang saja.

Bagaimanapun juga waktu sudah menentukan, tuhan sudah menakdirkan dan diri hanya bisa melkaukan yang terbaik. Ketika pembuktian menjadi yang terbaik dalam hubungan sosial yang dimahkotakan oleh sebuah ikatan cinta telah berakhir, ini waktuku untuk membuktikan bahwa aku bisa menjadi wanita yang kuat berdiri tanpa perlu tongkat berupa kekasih. Karena aku lahir kedunia sendiri, jadi bukan tidak mungkin aku bisa melewati kisah-kisah hidup kedepannya sendiri, sampai nantinya  Tuhan berikan aku bab tentang cinta lagi.

Aku memang bukan bintang, dan ku rasa kita tak perlu bintang untuk mengindahkan malam. Indahnnya malam bukan berada pada cahaya yang hadir layaknya bintang atau bulan. Namun indahnya malam adalah sebuah keheningan, yang mampu menyelimuti jiwa-jiwa manusia hingga terbuai dalam balutan mimpi. Indahnya malam adalah tentang keberadaanya yang selalu ada, tanpa harus ada yang menemani, karena dalam hidup ada kalanya malam hadir tanpa hadirnya bintang ataupun bulan... 



Sr, 13112011

Selasa, 18 Oktober 2011

Sore itu


Sore itu mendungnya langit kehidupan tak langi menjadi cerita tentang kegetiran
Karena sapaan angin yang menawarkan indahnnya pelangi

Sore itu semua kata yang terpendam mencair
Merekahkan hati yang sempat menyusut karena semangat yang hampir hilang kendalai

Sore itu saya belajar tentang hidup
Tentang masalah yang terkecap getir
Tentang pengluapan
Tentang cerita yang bisa melegakan
Tentang berbagi kepada orang yang juga merasakan hal yang sama

Sore itu....
Kami balut cerita getir menjadi gelagak tawa yang lucu juga untuk dikenang


Sore itu disuatu tempat yang pernah melebur banyak cerita bersama mereka.


Sr, 18 0kober2011

Kamis, 15 September 2011

Naluri

Mungkin ini yang namanya naluri orang tua, meskipun kebersamaan dan proses pendewasaan diri itu penting, ia selalu bisa menekan ingin demi sebuah harap yang lebih besar kedepannya 
Ayah    : "Aku tau kamu bisa, tapi kamu sudah habiskan waktu lebih dari 3 tahun untuk ini. Cuma tinggal sebentar lagi, aku yakin kamu bisa prioritaskan apa yang lebih penting"
Aku     :"Tapi yah....aku bisa belajar sambil lakuiin apa yang aku suka ini"
Ayah    :"Please, cuma sebentar. Nanti setelah lulus, aku yakin kamu tetep bisa lakuiin semua yang kamu suka, bahkan jadi jauh lebih indah"

Sore itu perbincangan mengkerucut pada harapan. Harapan adanya pengendalian diri yang muncul dalam diriku, agar bisa memilih apa yang katanya prioritas dan lebih baik. Aku coba belajar memahami apa maksudnya, aku coba belajar mengalirkan perasaan brontak yang sempat meraja.

Setelah 2 tahun kebersamaan, akan ada banyak canda, tawa dan kecewa yang ku lewatkan. Adakah benar langkah ini yang terbaik Tuhan?
"Ini memang tak mudah, namun bukan berarti tak mungkin" bisik hati yang coba menghibur diri

Sr, 15 september 2011