Kamis, 16 Juni 2016

Kebaikan kecil yang menunggu tuk disadari

Dunia sedang gaduh-gaduhnya. Tenggat pekerjaan, target di depan mata, tugas kuliah yang melanda, sampai kewajiban di rumah pada orangtua membuat waktu yang 24 jam tak pernah cukup terasa. Seperti tersedak dan hampir tenggelam rasanya saat melihat deretan hal yang harus dilakukan tiap harinya.

Selepas jadi dewasa dan punya banyak embel-embel tanggung jawab di dada, keluhan kita pun tumbuh jadi makin bringas saja. Mulai dari gaji yang tetap terasa tak cukup (padahal sebenarnya bisa cukup jika mau mengubah gaya hidup), betapa merananya hari karena tak ada yang bisa dipeluk sepulang kerja, sampai masih kecilnya kontribusi kita untuk membahagiakan orangtua.

Saat kita-kita ini merasa dipercundangi, sebenarnya Tuhan sedang menyiapkan kebaikan-kebaikan kecil yang menunggu untuk disadari.

Namun kita butuh hati yang lebih lembut untuk mengerti bahwa semesta selalu berbaik hati. Ada Ibu sebelah rumah yang menyapa dan tersenyum tulus padamu tadi pagi. Padahal namanya pun belum tuntas kamu ingat setelah bertetangga selama ini.

Ada ibu tetangga rumah  yang menyapa dan tersenyum tulus padamu tadi pagi. Padahal namanya pun belum tentu kita tidak tau,ia layak diberi bintang tanda jasa kebaikan hati.


Pencerahan mba rendra

Khusuk ala abu sangkan


Secara bahasa, khusyu’ berasal dari kata khasya’a--yakhsya’u--khusyuu’an yang artinya tunduk, merendahkan diri, takluk. Orang yangkhusyu’ adalah orang yang tunduk, merendahkan diri, dan takluk kepada sesuatu atau kepada sebuah aturan tertentu. Seseorang yang merasa aman, damai, dan enjoy bekerja pada seorang majikan, maka ia dapat dikatakan khusyu’ dengan majikannya. Seorang karyawan yang menikmati pekerjaannya hingga larut malam, bisa juga dikatakankhusyu’ dengan pekerjaannya.
Kata khusyu’ memiliki kedekatan makna dengan kata khasy-yahyang artinya takut. Misalnya dalam QS Fathir: 28, “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama.” Oleh karena itu, tidak salah bila kata khusyu’ diartikan sebagai khasy-yah, sebab biasanya orang yang khusyu’ adalah orang yang takut kepada Allah Swt.
Umumnya kita memahami kata khusyu’ ketika disandingkan dengan kata shalat, sebagaimana firman Allah Swt., “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu`” (QS Al-Baqarah: 45).
Shalat dalam bentuk praktek adalah seperti dibawah ini:
  1. Heningkaan pikiran Anda agar rileks. Usahakan tubuh Anda tidak tegang. Tak perlu mengkonsentrasikan pikiran sampai mengerutkan kening karena Anda akan merasakan pusing dan capek. jika terjadi seperti itu, kendorkan tubuh Anda sampai terasa nyaman kernbali. 
  2. Biarkan tubuh meluruh, agak dilernaskan, atau bersikap serileks mungkin. 
  3. Kemudian rasakan getaran kalbu yang bening dan sambungkan rasa itu kepada Allah. Biasanya kalau sudah tersambung, suasana sangat hening dan tenang, serta terasa getarannya menyelimuti jiwa dan fisik Getaran jiwa inilah yang menyambungkan kepada Zat, yang menyebabkan pikiran tidak liar ke sana kemari.
  4. Bangkitkan kesadaran diri, bahwa Anda sedang berhadapan dengan Zat Yang Maha Kuasa, Yang Meliputi Segala Sesuatu, Yang Maha Hidup, Yang Maha Suci clan Maha Agung. Sadari, bahwa Anda akan mernuja dan bersembah sujud kepada Nya serendah-rendahnya, menyerahkan segala apa yang ada pada diri Anda. Biarkan ruh Anda mengalir pergi, dengan suka rela menyerahkan diri : "Hidup dan matiku hanya untuk Allah semata". 
  5. Berniatlah dengan sengaja dan sadar sehingga muncul getaran rasa yang sangat halus dan kuat menarik ruhani meluncur ke hadirat Nya. Pada saat itulah ucapkan takbir "ALLAHU AKBAR. jagalah getaran rasa tadi dengan meluruskan niat," inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharassamawaati wal ardh, haniifan musliman wama ana minal musyrikin "(sesungguhnya aku menghadap kepada wujud Zat yang menciptakan langit dan bumi, dengan selurus-lurusnya, dan aku bukan termasuk orang yang syirik). Rasakan kelurusan jiwa Anda yang terus bergetar menuju Allah. Setelah itu, menyerahlah secara total, inna shalati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi rabbil'alamiin (sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah semata). 
  6. Rasakan keadaan berserah yang masih menyelimuti getaran jiwa Anda, dan mulailah perlahan-lahan 'membaca' setiap ayat dengan tartil Pastikan Anda masih merasakan getaran pasrah saat membaca ayat dihadapan Nya. Kemudian lakukanlah rukuk. Biarkan badan Anda membungkuk dan rasakan. Pastikan bahwa ruh Anda perlahan-lahan turut rukuk dengan perasann hormat dan pujilah Allah Yang Maha Agung dengan membaca: " subhaana rabbiyal adiimi wabihamdihi ". jika antara ruhani dengan fisik Anda telah seirama, maka getaran itu akan bertambah besar dan kuat, dan bertambah kuat pula kekhusyu'an yang terjadi. 
  7. Setelah rukuk, Anda berdiri kembali perlahan sambil mengucapkan pujian kepada Zat Yang Maha Mendengar: " samiallahu liman hamidah " (semoga Allah mendengar orang yang memujiNya). Kemudian, setelah kedua tangan diturunkan, ucapkan.. " rabbana wa lakal hamdu millussamawati wamil ul ardhiwamiluma syi'ta min syai in ba'du " (Ya Tuhan, milik Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi dan sepenuh sesuatu yang Engkau kehendaki sesudah itu). Rasakan keadaan ini sampai ruhani Anda mengatakan dengan sebenarnya. jangan sampai sedikitpun tersisa dalam diri Anda rasa untuk ingin dipuji, yang terjadi adalah keadaan nol, tidak ada beban apa-apa kecuali rasa hening. 
  8. Kemudian secara perlahan sambil tetap berdzikir: "Allahu Akbar", bersujudlah serendah rendahnya. Biarkan tubuh Anda bersujud, rasakan sujud Anda agak lama. jangan mengucapkan pujian kepada Allah Yang Maha Suci, subhanallah wabihambidhi, sebelum ruh dan fisik Anda bersatu dalam satu sujudan. Biasanya terasa sekali ruhani ketika memuji Allah dan akan berpengaruh kepada fisk, menjadi lebih tunduk, ringan dan harmonis. 
  9. Selanjutnya, lakukanlah shalat seperti di atas dengan pelan-pelan, tuma'ninah pada setiap gerakan. Jika Anda melakukannya dengan benar, getaran jiwa akan bergerak menuntun fisik Anda. Sempurnakan kesadaran shalat Anda sampai salam. Sehabis shalat, duduklah dengan tenang. Rasakan getaran yang masih membekas pada diri Anda. Ruhani Anda masih merasakan getaran takbir, sujud, rukuk, dan penyerahan diri secara total. Kemudian pujilah Allah dengan memberikan pujian itu langsung tertuju kepada Allah, agar jiwa kita mendapatkan energi llahi serta membersihkannya.
Anda akan merasakan getaran shalat kapan saja, sehingga suasananya menjadi sangat indah dan damai. Dan ketika waktu shalat tiba, getaran itu akan bertambah besar dan menjadi tempat persinggahan jiwa untuk mengisi getaran iman yang diperoleh dari shalat dengan khusyu'. Agar getaran jiwa itu tidak tertutup lagi, lakukaniah dzikrullah dalam setiap kesempatan. Firman Allah dalam surat An Nisa', 4 ayat 103: "Maka apabila kamu telak menyelesaikan shalatmu,, ingatlah Allah di waktu berdiri, diwaktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasakan tenang,maka dirikanlah shalat (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. " 

Berdizikir kepada Allah dalam setiap keadaan akan membantu Anda dalam membuka hijab yang terasa sulit ditembus. Allah telah memberikan jalan keluar, bahwa dengan cara berdizikir kepada Allah hati menjadi tenang. Maka dengan ketenangan jiwa itulah Anda akan mampu melepaskan jiwa Anda menuju kehadirat Ilahi dengan sangat mudah. Kebanyakan orang mengira, bahwa jumlah bacaan daIam setiap gerakan shalat dijadikan ukuran waktu seIesainya sikap berdiri, duduk,rukuk., maupun sujud. Padahal itu bukanlah sebuah aba-aba dalam shalat kita.

Selasa, 31 Mei 2016

Cara tingkatkan kecerdasan logika

Pembaca yang budiman, sebelum anda melanjutkan membaca topik ini, silahkan baca terlebih dahulu tulisan saya sebelum ini mengenai;Seberapa Cerdaskah Anda???Kecerdasan ganda (Multiple Intellegence); Kecerdasan Logika (Logic Smart) dan Cara Mengembangan Kecerdasan Logika pada Anak.

Logic smart atau kecerdsan logika merupakan  kepandaian dalam bidang sains dan matematika.Kecerdasan dalam hal angka dan logika. Cirinya kemampuan dalam penalaran, mengurutkan, berpikir dalam pola sebab akibat, menciptakan hipotesis, mencari keteraturan konseptual atau pola numerik, dan pandangan hidupnya umumnya bersifat rasional.

Bidang pekerjaan/profesi yang dapat diraih oleh mereka yang mempunnyai kecerdasan logika adalah:
1. Akuntan (accountant/economist)
2. ATC (air traffic controller)
3. Juru Taksir/Pialang  (appraiser/mortgage broker/stockbroker)
4.Astronot ( astronaut)
5.Auditor/Statistikawan ( auditor/statistician)
6. Bankir, Peneliti, Analis investasi (banker/investment analyst/researcher/treasurer)
7. analis Keuangan (bookkeeper/budget analyst)
8.Enjiner/teknisi ( engineer/technician)
9. Ahli ikilim (climatologist)
10. Ahli sandi/kode (codebreaker/cryptanalyst)
11. Programmer (computer programmer/data analyst/video game designer/programmer/Web master)
12. Meteorolog (meteorologist)
13. Saintis/scientist (biologist, chemist, physicist, astronomer, geologist, botanist, oceanographer)
14. Guru/dosen ilmu pasti (science teacher)
15. Penulis keteknikan (technical writer)

Nah! Bagaimanakah cara mengembangkan kecerdan Logika anda?. Thomas Amstrong dalam bukunya 7 Smart of Kind menyebutkan ada 25 cara mengembangkan kecerdasan Logika ini, yaitu:
  1. Lakukan permainan logika matematika dengan teman atau keluarga.
  2. Pelajari cara menggunakan sempoa
  3. Kerjakan teka-teki logika/asah otak.
  4. Siapkan kalkulator untuk menghitung soal matematika yang anda hadapi sehari-hari.
  5. Pelajari sebuah bahasa komputer.
  6. Belilah perangkat sains dan lakukan beberapa percobaan ilmiah.
  7. Adkan diskusi keluarga tentang konsep matematika atau sains di dlam berita.
  8. Ambil kursus tentang sains atau matematika, atau beli buku dan dipelajari secara mandiri.
  9. Berlatih memecahkan persoalan matematika sederhana.
  10. Bacalah, baik di majalah atau surat kabar bagian konsep ekonomi atau keuangan yang belum anda kenal sebelumnya.
  11. Kunjungi musium sains, planetarium, atau pusat sains lainnya.
  12. Bacalah tentang penemuan matematika/sains lainnya.
  13. Bacalah cara meggunakan heuristik dalam memecahkan masalah.
  14. Bentuk sebuah kelompok studi untuk membahas penemuan ilmiah terakhir serta implikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
  15. Tontonlah tanyangan dokumenter  mengenai sains.
  16. Lingkari konsep sains/matematika yang belum anda kenal dalam bacaan, carilah penjelasan, baik dari buku atau orang yang mengetahuinya.
  17. Rekam suara anda yang sedang berbicara keras-keras tentang cara memecahkan persoalan matematika yang rumit.
  18. Identifikasikan konsep ilmiah yang penting disekitar rumah atau lingkungan anda.
  19. Berlangganan majalah ilmiah.
  20. Hadapi, jangan hindari, soal matematika dalam hidup sehari-hari.
  21. Beli mikroskop, teleskop atau yang lainnya untuk mengamati  atau meneliti alam sekitar anda ,
  22. Ajarkan konsep matematika atau sains kepada orang yang kurang  mengetahuinya.
  23. Kunjungi laboratorium sains atau tempat lainnya dimana konsep dan atau matematika digunakan.
  24. Gunakan balok, butir  kacang, atau benda konkrit lainnya dalam mempelajari knsep matematika yang masih baru.
  25. Buatlah kelompok pendukung "orang yang takut matematika" bagi mereka yang merasa cemas bila dipaksa berurusan dengan angka.

Selamat berlatih!

 Sumber :
Thomas Amstrong, 7 Kinds of Smart "Menemukan dan Meningkatkan Kecerdasan anda Berdasarkan Teori Multiple Intelligence".

Gangguan fungsi otak karena stress

Hampir setiap orang pernah mengalami stres dalam kehidupan sehari-harinya. Dalam kadar normal, stres bisa bermanfaat untuk kesehatan.Namun, jika terlalu lama stres maka otak Anda bisa kisut alias mengeriput.  

Sayangnya, banyak dari kita yang tidak sadar bahwa kadar stres di dirinya sudah melampaui batas dan terlalu lama mendiamkan stres. Padahal stres berlebihan bisa memposisikan otak dalam keadaan bahaya. Stres bahkan bisa merusak beberapa bagian dari otak.

Berikut beberapa hal yang terjadi di otak ketika seseorang mengalami stres untuk jangka panjang, seperti dilansir Buzzle, Jumat (17/8/2012):

1. Kerusakan sel otak

Saat stress terjadi, otak melepaskan hormon glukokortikoid yang secara bertahap melemahkan sel-sel otak dan akhirnya membunuh sel-sel tersebut. Adrenalin pun dilepaskan selama stres, yang membuat orang merasa gelisah dan bingung. Ketika adrenalin ini tidak dikeluarkan, dapat mengakibatkan kelebihan produksi glukokortikoid.

2. Melemahkan memori

Peningkatan glukokortikoid yang berkepanjangan dapat melemahkan memori, dengan membuat ujung saraf sulit terhubung dengan sel otak baru. 

Kondisi ini juga membuat semakin sulit untuk mengirimkan informasi bolak-balik, sehingga menyebabkan kehilangan memori jangka pendek. Ini adalah salah satu alasan yang menginduksi terjadinya demensia dan Alzheimer pada manusia.

3. Otak menyusut

Stres dapat menyebabkan wilayah hippocampus menyusut selama beberapa waktu. Kondisi ini lebih sering terlihat pada korban trauma dan kekerasan. Dengan menyusutnya otak, membuat sulit bagi orang untuk fokus dan mengingat fakta-fakta. Hal ini juga mempengaruhi keterampilan motorik dan membuat orang sulit merencanakan sesuatu.

4. Menjepit saraf

Stres secara drastis dapat mengurangi sirkulasi darah di otak, sehingga meningkatkan kemungkinan menderita stroke. Saraf dan pembuluh darah mulai menyusut atau menjepit bersama-sama, menghalangi pasokan darah, oksigen dan nutrisi ke otak, menunda kemampuan otak untuk menyembuhkan dirinya sendiri lebih cepat. 

5. Penyebab depresi

Stres sangat mempengaruhi pelepasan endorfin atau hormon yang membuat orang merasa bahagia. Hal ini dapat menyebabkan depresi, di mana individu kehilangan harapan dan menemukan segala sesuatu menjadi sangat sulit baginya.

Alasan kedua, stres menyebabkan tingkat kortisol meningkat di otak, yang mempengaruhi metabolisme secara keseluruhan, sehingga membuat orang depresi cenderung tidak aktif dan kelesuan. /detik.Health

Penyebab sulit konsentrasi

Setiap orang pasti pernah mengalami situasi di mana sulit untuk berkonsentrasi. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja tanpa memandang status usia.
Untuk mengetahui apa saja pemicunya, berikut ini adalah 7 (tujuh) alasan kenapa pikiran Anda mudah mengambang yang disertai anjuran para ahli:

1.  Kadar hormon rendah 

Pikiran mudah buyar adalah sinyal bahwa Anda mungkin kekurangan vitamin atau hormon, terutama jika dibarengi dengan rasa lelah luar biasa. "Jika ada kekurangan pada hormon tiroid, metabolisme jadi melambat sehingga mengurangi aliran darah dan fungsi sel di berbagai bagian otak," kata Dr Orford, Staf Ahli dari Mayo Clinic, Preventive Medicine Division, di Scottsdale.

Lakukan ini: Buatlah janji dengan dokter Anda untuk sekadar berkonsultasi. Setelah itu, buat daftar setiap kali ada perubahan gangguan kesehatan untuk membantu mendeteksi sumber masalah terkait gangguan konsentrasi.

"Anda juga dapat melakukan pemeriksaan medis lebih komprehensif, termasuk tes darah," kata Dr Orford. Di samping itu, Anda juga dapat meminta dokter untuk menguji faktor risiko kardiovaskular, seperti hipertensi, kolesterol, sindrom metabolik atau pradiabetes. Pasalnya, jika tidak segera diobati, dapat menyebabkan penurunan kognitif.

2. Hormon sudah rusak


Sulit untuk berkonsentrasi adalah keluhan paling umum dari perempuan yang mengalami perimenopause, kata Kimberly Pearson, MD, seorang psikiater di Massachusetts General Hospital Center, Women Mental Health.

Lakukan ini: Jika tanda-tanda lain menunjuk ke perimenopause (hot flashes, berkeringat di malam hari, kekeringan vagina), untuk jangka pendek pertimbangkan untuk menjalani terapi hormon pengganti.

"Kebanyakan perempuan yang sudah melakukannya merasa seperti mendapatkan kembali ingatannya," katanya.

3. Pengaruh obat 


Beberapa obat-obatan tertentu seperti anti-depresan dapat memengaruhi suasana hati (mood) dan konsentrasi ketika Anda memutuskan untuk berhenti mengonsumsinya. Antihistamin, misalnya, obat penenang ini dapat memicu rasa kantuk yang cukup lama.

Coba ini: Catat semua obat-obatan yang Anda konsumsi dan tanyakan kepada dokter Anda, apakah ada dari obat-obatan tersebut yang dapat menyebabkan gangguan konsentrasi.

4. Rokok

Selain merusak kesehatan secara umum, efek rokok juga dapat memengaruhi daya konsentrasi Anda. Semakin banyak dan lebih lama Anda merokok, materi abu-abu pada otak lebih cepat hilang. Bahkan, ketika mencoba berhenti merokok, Anda akan mengalami kesulitan berkonsentrasi, kata Christopher Kahler, PhD, dari Brown University.

"Ini adalah keluhan umum para perokok. Tetapi, Anda akan lebih mendapatkan lebih banyak keuntungan secara psikologis jika berhenti merokok," katanya.

Lakukan ini: Semakin senang perasaan Anda ketika mencoba untuk berhenti, maka semakin besar kemungkinan Anda untuk berhasil, kata Kahler. Intinya adalah bagaimana Anda bisa untuk meningkatkan suasana hati (mood).

5. Makan tidak sehat

Apa yang Anda makan berdampak besar pada kejernihan mental, kata Laura Middleton, PhD, asisten profesor kinesiologi di University of Waterloo di Ontario. Kebiasaan makan yang buruk meningkatkan risiko penyakit, seperti obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, dan penyakit lainnya yang dapat mengganggu fungsi kognitif dan memicu obesitas—membuat lebih sulit untuk tetap aktif, yang penting untuk kesehatan otak.

Lakukan ini: "Jika itu baik bagi jantung dan sistem kardiovaskular, maka itu baik pula bagi otak," ungkap Middleton, yang menyarankan untuk berpegang pada prinsip-prinsip Diet Mediterania (diet tinggi ikan, sayuran, dan rendah makanan lemak jenuh dan diproses).

6. Sibuk 


Pekerjaan yang menetap sepanjang hari di balik meja atau di belakang kemudi mobil jangan dianggap baik. Pekerjaan yang cenderung menetap dan tidak melibatkan aktivitas fisik dapat memengaruhi pikiran Anda. Agar pikiran tetap tajam, Anda harus tetap bergerak. Olahraga dapat meningkatkan produksi zat yang memperlambat pembentukan plak pemicu penyakit Alzheimer.

"Butuhkan waktu beberapa minggu untuk dapat merasakan manfaatnya. Tetapi, setelah itu Anda akan mengalami perubahan positif dengan cepat," kata Middleton.

Lakukan ini: Lakukan aktivitas kardiovaskular selama 30 menit dengan periode 3-5 kali dalam seminggu. "Jika Anda dapat melakukannya selama satu jam, itu bagus," kata Middleton, yang juga mengimbau untuk menyertakan latihan beban. Middleton dan rekan menemukan bukti bahwa dengan menjadi aktif sepanjang hari dapat membantu menjaga pikiran tetap tajam.

7. Cemas berlebihan

Perasaan cemas yang berlebihan bisa menjadi penyebab Anda sulit berkonsentrasi. Sebab, dengan suasana hati yang gelisah, seseorang biasanya menjadi hiper-waspada dengan lingkungan sekitarnya.

Lakukan ini: Jika Anda tidak bisa berkonsentrasi karena terlalu khawatir, berhenti melakukan pekerjaan dan lakukan sesuatu yang menyenangkan untuk menghapus ketegangan di kepala Anda, kata Susan Nolen-Hoeksema, PhD, profesor departemen psikologi di Yale. Cobalah untuk pergi jalan-jalan, mencoba resep baru, atau bermain dengan teman.