Minggu, 19 April 2015

manusia


Manusia itu cuma memiliki dua hal, kelemahan dan kekuatan. Kepandaian di satu sisi, kebodohan di sisi yang lain. Oleh karena itu, selama segala sesuatu itu dihasilkan manusia, yaa..hasilnya mengandung dua hal abadi itu yang menempel dan tak bisa dilepaskan.

Jadi, sungguh wajar kalau tak ada karya buatan manusia yang sempurna. Yang sesungguhnya lebih penting dari itu adalah melatih kemampuan menghargai keindahan karya seseorang, tidak hanya dengan kasatnya mata, tetapi juga dengan murninya hati. Sempurna itu kalau saya bisa memainkan hati, dan bukan hanya memainkan mata.

Selasa, 14 April 2015

"Tetap tenang karena cuma itu caranya kalau ingin tetap tenang, manusia adalah miniatur alam semesta. Lebih besar dari cacian dan lebih luas dari pujian"

Sepenggal kalimat ini terus mengingatkan ku untuk tetap tenang. Karena dengan tenang semua hal bisa jadi lancar. Namun menasehati hati untuk tetap stabil tak semudah membalik kan telapak tangan. Sering kali aku begitu kalut tak karuan sehingga ketenangan hingga kini masih menjadi PR besar.

Tak heran jika aku begitu salut kepada orang orang yang bisa dengan  mudah bersikap tenang meskipun di bawah tekanan. Ya mereka seakan bisa dengan mudah mengatur raut muka, gerak tubuh hingga nada suara untuk tetap stabil. Ko bisa ya?

Ya..mungkin ini masih menjadi pertanyaan yang harus ku pelajari, bagaimana bisa mengontrol perasaan, fikiran, gerak tubuh hingga tutur kata agar seimbang. Menjadi tenang adalah simbol harmoni diri, yang bisa memancarkan aura positif sehingga bisa membuat sekitar juga ikut merasakan ketenangan.







Minggu, 05 April 2015

hebat yang sesungguhnya



Apa definisi dari hebat? Adakah seseorang yang selalu unggul? Yang paling cepat? Yang paling vokal? Yang paling keras? Atau malah yang paling sabar?

Benarkah semua itu cukup mengartikan kata "hebat"? Apakah seseorang baru bisa dikatakan hebat jika sudah total mengungkapkan semua itu?

Malam ini hati dan logika berkecamuk mempertanyakan apa perlu harus selalu tampil hebat? Apa perlu selalu berlari menjaga standar idelisme yang kadang kelewat berbeda. Ataukah idealisme perlu ditawar untuk menjaga keharmonisan, mengingat bekerja juga memerlukan kerja sama.

Nyatanya belajar menekan ego untuk tampil hebat lebih sulit dari pada bersikap "sok hebat". Ataukah hebat yang sesungguhnya adalah manusia yang bisa mengontrol kapan harus tampil hebat dan kapan harus menekan nya untuk memberi kesempatan orang lain tampil hebat. Adakah hebat adalah kemampuan seseorang menciptakan harmoni. Bukankah tampil hebat bersama-sama lebih keren dibandingkan hebat yang seorang diri ?

Jumat, 03 April 2015

perubahan nyawanya jiwa muda

Aku fikir aku orang yang selalu siap akan perubahan. Tapi ternyata tidak, aku masih sering kaget saat perubahan terlalu drasitis kaki di kepala dan kepala di kaki. Apa mungkin aku kaget karena terlalu nyaman dengan keadaan sehingga tak mawas diri? . Sepetinya begitu, yang ku tau jiwaku selalu bergelora, aku selalu senang akan tantangan bahkan tantangan membuat diriku berasa lebih hidup. Namun kenpa sekarang berubah? Mengapa aku harus takut? Bukankah orang yang tidak menerima perubahan akan habis di gilas waktu?. Haiii jiwa muda, mana geloramu..tak pelu pergi terlalu jauh, hadapi benteng yang ada didepan mu

Rabu, 01 April 2015

efek negatif terlalu banyak minum



 Kita semua mengetahui bahwa mengkonsumsi banyak air bermanfaat baik untuk tubuh. Karena dengan mengkonsumsi banyak air maka racun dari tubuh akan dapat dinetralisir dan dikeluarkan lewat air seni. Namun demikian, bukan berarti kita harus mengkonsumsi air dalam jumlah yang amat banyak. Sama halnya saat kita mengkonsumsi obat, jika dikonsumsi sesuai dosis maka akan berefek menyembuhkan, sebaliknya jika dikonsumsi melebihi dosis, maka berefek negatif.

Begitupun saat mengkonsumsi air, terlalu banyak minum air justru malah akan memberikan efek tidak baik untuk tubuh seperti merusak ginjal dan bahkan dampak paling fatal seperti kematianpun bukan tidak mungkin dapat terjadi apabila kita minum terlalu banyak air pada satu waktu tertentu.

Untuk perlu menerapkan Aturan Mengkonsusmi Air Putih Yang Benar. Yakni dengan tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit mengkonsumsinya. Kita mungkin sudah tidak asing dengan anjuran mengkonsumsi air putih sebanyak 2 liter perhari, namun hal ini bukan berarti kita harus mengkonsumsinya sekaligus pada waktu yang bersamaan. Selain itu, anjuran mengkonsumsi 2 liter air perhari hanya berlaku untuk orang sehat, orang memiliki gangguan kesehatan seperti penderita ginjal tentunya harus membatasi jumlah konsumsi air putih agar tidak terlalu banyak.